Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini
Oleh 01 Januari 2020

Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang serius. Tapi, seberapa penting menjaga kesehatannya sejak dini?

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang serius. Tapi,
seberapa penting menjaga kesehatannya sejak dini?


Salah satu gangguan kesehatan yang paling ditakuti di dunia adalah penyakit
jantung. Bukan hanya karena mematikan, tapi juga karena serangannya yang
bisa datang secara tidak terduga.


Penyakit ini juga disebut sebagai akibat gaya hidup yang tidak sehat. Dengan
demikian, sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung sejak dini.


Berusaha mencegah penyakit jantung atau penyakit kardiovaskular, termasuk
penyakit pembuluh darah, berarti Anda telah membuat pilihan cerdas.


Mengapa? Karena hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan Anda.
Kurang aktivitas fisik, pola makan yang buruk, dan memiliki kebiasaan tidak
sehat seperti merokok adalah beberapa hal utama yang membuat gaya hidup
Anda tidak sehat. Akumulasi hal-hal tersebut dapat berdampak buruk pada
jantung atau pembuluh darah Anda.


Jaga kesehatan jantung sejak dini
Siapa pun dan dari kalangan usia berapa pun, terutama anak-anak, dapat
mengambil manfaat dari penerapan langkah sederhana untuk menjaga
kesehatan jantung sejak dini.

Berikut adalah beberapa yang dapat dilakukan:

  • Rencanakan dan pilihlah menu makanan yang sehat
    Makanan yang Anda makan dapat memengaruhi risiko penyakit
    jantung dan stroke. Dengan demikian, pilihlah makanan rendah lemak
    dan rendah garam.
    Sebagai bagian dari diet sehat, konsumsi juga buah-buahan dan
    sayuran, biji-bijian yang kaya serat, ikan (setidaknya dua kali per
    minggu), dan kacang-kacangan. Khusus untuk ikan, Anda juga memilih
    mengonsumsi minyak ikan.
    Untuk konsumsi susu, pilih yang rendah lemak. Lalu, batasi konsumsi
    minuman manis yang tinggi kalori. Hindari juga terlalu sering mengonsumsi menu daging merah seperti daging sapi, kambing, cumi, dan udang. Jika benar-benar sedang ingin mengonsumsi daging merah, pilih potongan yang tanpa lemak.
  • Aktif secara fisik
    Anda dapat membiasakan diri berolahraga atau beraktivitas fisik
    secara bertahap.
    Berlatihlah hingga setidaknya dapat melakukan 150 menit olahraga
    dengan intensitas sedang (misalnya, jalan cepat) setiap minggu.
    Setelah itu, Anda dapat mulai melakukan olahraga dengan intensitas
    tinggi (misalnya, joging) selama 75 menit setiap minggunya.
    Selama dua hari atau lebih dalam seminggu, Anda juga perlu
    melakukan aktivitas penguatan otot yang bekerja pada semua
    kelompok otot utama. Otot utama yaitu kaki, pinggul, punggung, perut,
    bahu dada, dan lengan.
    Si Kecil juga harus melakukan olahraga atau aktivitas fisik, setidaknya
    60 menit setiap harinya. Tentunya dengan bantuan dan pengawasan
    orang tua.
  • Jangan merokok dan hindari asap rokok.
    Jika Anda seorang perokok, maka berhentilah! Tapi tidak hanya itu,
    hindari juga asap rokok. Menjadi perokok pasif tak kalah berbahaya
    bagi kesehatan.
    Bahkan, perokok pasif memiliki risiko 30 persen lebih besar untuk
    terserang penyakit jantung atau kanker paru-paru dibanding perokok
    aktif. Jadi, jauhi asap rokok dari saluran pernapasan Anda dan si Kecil,
    demi memiliki jantung yang sehat.

Risiko penyakit jantung pada anak


Tingkat risiko penyakit jantung lazimnya cenderung mengikuti kadar
kolesterol. Sebuah studi menemukan bahwa tanda-tanda awal pengerasan
arteri (atherosclerosis) telah terjadi pada 7 persen anak-anak berusia 10-15
tahun. Angka itu dua kali lebih tinggi dibanding pada usia 15-20 tahun.
Menurut American Heart Association, diet jantung sehat sejak usia dini dapat
menurunkan kadar kolesterol dan jika diikuti sampai remaja dan seterusnya.
Hal ini diklaim dapat mengurangi risiko penyakit arteri koroner pada saat
dewasa secara signifikan.

Semua anak yang berusia dua tahun atau lebih dengan riwayat keluarga
obesitas harus mengikuti diet jantung sehat. Sebab, faktor keturunan
merupakan salah satu penyebab penyakit jantung yang paling sering.
Selain itu, pertimbangan juga pemberian produk susu rendah lemak dan juga
suplemen pendamping makanan.
Pastikan suplemen yang Anda berikan pada si Kecil mengandung Omega-3,
kaya akan EPA dan DHA yang dapat membantu perkembangan otak dan
memelihara kesehatan tubuh, termasuk jantung.
Faktor keturunan memang merupakan salah satu penyebab tersering
penyakit jantung. Akan tetapi, penyakit jantung juga merupakan penyakit yang
timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat.
Maka dari itu, menjaga kesehatan jantung sejak dini, seperti menjaga pola
makan dan rutin berolahraga, sangat penting. Khusus untuk si Kecil, lengkapi
juga asupannya dengan suplemen pendamping makanan yang dapat turut
menjaga kesehatan tubuhnya. Pilihlah minyak ikan terpercaya dari sumber
alami yang tidak berbau, sehingga nyaman di konsumsi baik oleh anak
maupun orang dewasa.


[MS]
SEO: Kesehatan jantung
Tag: Kesehatan jantung, Kesehatan jantung anak, Penyakit jantung, Menjaga
kesehatan jantung
Content pillar: Penyakit jantung

Sumber:
American Heart Association
https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-lifestyle/how-to-help-prevent-
heart-disease-at-any-age
Healthy Children
https://www.healthychildren.org/English/health-
issues/conditions/heart/Pages/Heart-Disease.aspx


Article & product discussion / comment